October 21, 2021 10:08 pm

3 Cara Menghitung Biaya Pendapatan Investasi

Setiap investor pasti memikirkan tentang keuntungan yang akan diperoleh dari hasil investasinya. Tentunya perhitungan biaya investasi adalah hal utama yang perlu Anda ketahui.

Tidak sedikit orang yang baru pertama kali melakukan investasi, melakukan perhitungan yang salah. Bahkan, perhitungan yang mereka lakukan hanya sebuah perkiraan, yang ternyata tidak membawa atau menghasilkan apa-apa. Sebuah perhitungan keuntungan investasi yang salah.

Sejatinya, melakukan perhitungan keuntungan investasi bukan hanya memikirkan keuntungan bersih saja. Karena ini langkah yang kurang tepat.

Cara Menghitung Biaya Investasi

Sebelum Anda melakukan investasi, tentunya perlu mengenal terlebih dahulu macam-macam cara untuk menghitung keuntungan investasi yang dimiliki.

Berikut ini, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghitung pendapatan investasi saham yang Anda lakukan.

Return of Investment

Banyak investor dan pengusaha melakukan perhitungan keuntungan menggunakan sistem Return of Investment (ROI).

Saat melakukan perhitungan dengan ROI, Anda perlu melakukan patokan periode tahunan.

Cara ini dianggap paling mudah, karena mampu memperlihatkan pertumbuhan investasi yang dilakukan. Selain itu, cara ini lebih efektif.

Adapun rumus ROI adalah mengurangi total penjualan dengan biaya investasi yang dikeluarkan. Nantinya, hasil pengurangan itu akan dibagi dengan biaya investasi, lalu kali 100 persen.

Contoh:

Jika Anda melakukan investasi saham sebesar RP10 juta dan penghasilan setahun didapat Rp15 juta, maka ROI yang diperoleh adalah:

=[(15.000.000 – Rp10.000.000): Rp10.000.000]x100%

= 0,5 x 100%

= 50%

Compound Return

Compound return merupakan sebuah metode perhitungan yang mana, investor tidak menarik keuntungannya, malah hasil keuntungan tersebut diinvestasikan kembali.

Cara ini tentu saja membuat investor akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi.

Arithmetic Mean Return

Cara perhitungan dengan metode ini membuat perhitungan pendapatan dari hasil investasi, ditunjukan dengan besar return rata-rata.

Adapun cara perhitungannya sebenarnya sederhana. Yakni dengan membagi return dengan jumlah tahun investasi yang dilakukan.

Jika pada tahun 2018 – 2020 terjadi return sebesar 20%, 15% dan 25%, maka total return dari tahun ke tahun adalah 60%. Maka total return ini dibagi 3 tahun, sehingga akan diperoleh return sebesar 20%.

Nilai 20 persen inilah yang menjadi keuntungan yang didapat investor setiap tahunnya.

Hanya saja, cara ini dianggap tidak akurat. Karena tidak memasukan element-element penting yang bisa mempengaruhi nilai investasi.

Mengetahui keuntungan biaya investasi adalah hal yang perlu. Hanya saja, tidak bisa sembarangan dilakukan. Cara-cara di atas akan bisa membantu Anda untuk memperoleh nilai pendapatan sebuah investasi

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *