July 29, 2021 10:24 pm

Sosok Pelaku Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar, Terungkap Kegiatan Sehari-harinya

Polisi telah mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Dua jenazah pelaku pengeboman itu juga telah diserahkan kepada pihak keluarga. Penyerahan jenazah setelah dilakukan identifikasi pengambilan sampel DNA serta menggali keterangan dari anggota keluarga.

Pelaku laki laki berinisial L dan pelaku perempuan berinisial YSF. Merupakan warga Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Makassar. Ketua RT setempat, Ismail menyebut L sehari harinya melakukan kegiatan jual beli motor.

Selain itu, pelaku bom bunuh diri tersebut juga bekerja dengan menjual makanan. "Kalau bekerjanya biasa, jual beli motor, jual makanan jadi," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV , Senin (29/3/2021). Menurutnya, L diketahui mulai jarang bergaul dengan tetangga setelah menikah pada tahun lalu.

"Ramah sebetulnya, (tapi) agak tertutup," ungkap dia. Dikutip dari , Ismail berujar L sudah lama menjadi warganya. Ia menyebut identitas istri L tak diketahui oleh warga setempat.

Bahkan, sambung Ismail, pernikahannya tak terdaftar di RT RW setempat. "Sudah lama menjadi warga di sini," ujarnya, Senin. Ismail mengatakan, letak rumah kedua pelaku berada di lorong setapak yang tak jauh dari rumahnya.

Walaupun bertetangga, L tak begitu akrab dengan warga setempat. "Tidak terlalu akrab, tidak ada sapaan kalau ketemu, terkesan tertutup," jelas Ismail. Sementara itu, L dan YSF disebut mempunyai peran besar sebelum melakukan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) lalu.

Ternyata pasangan suami istri itu punya peran besar dalam menyebarkan paham menyimpangnya. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berujar, L dan YSF sering mengikuti pengajian di perumahan Villa Mutiara Cluster Biru. Di perumahan berlokasi di Kecamatan Biringkayana, Makassar itu, keduanya mendoktrin peserta pengajian untuk aksi jihad.

"Mereka ada dalam kelompok pengajian Villa Mutiara dimana masing masing punya peran untuk memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana untuk jihad," ujarnya, dikutip dari , Senin.

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *